Name="Medium List 2 Accent 1"/>
Fungsi dan Cara Kerja Jantung
October
25th, 2014 by JantungSehat Leave a reply »
fungsi organ jantung
Fungsi Jantung
Secara umum fungsi jantung yang utama adalah memompa darah ke
seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Hal
ini berarti bahwa fungsi jantung manusia adalah sebagai alat atau organ pemompa
darah pada manusia. Pada saat itu jantung menyediakan oksigen darah yang cukup
dan dialirkan ke seluruh tubuh, serta membersihkan tubuh darih hasil
metabolisme (karbondioksida). Sehingga untuk melaksanakan fungsi tersebut
jantung mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan
selanjutnya memompanya ke paru-paru, dengan cara darah pada jantung mengambil
oksigen dan membuang karbondioksida. Pada jantung darah yang kaya akan oksigen
yang berasal dari paru-paru dipompa ke jaringan seluruh tubuh manusia.
Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.
Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.
Cara Kerja Jantung
Jantung bekerja melalui mekanisme
secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah
siklus jantung sehingga secara visual terlihat atau disebut sebagai denyut
jantung. Melalui mekanisme berselang-seling, jantung berkonstraksi untuk
mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara
siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi
dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastol yaitu periode yang
melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. Kedua serambi mengendur
dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan
berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut.
Sel otot jantung melakukan kontraksi
dengan tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi dan
menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi
berdenyut secara “berirama”, hal ini akibat dari adanya ptensi aksi yang
ditimbulkan oleh kegiatan diri jantung itu sendiri. Kejadian tersebut
diakibatkan karena jantung memiliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik
yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi atau memompa dan
melakukan relaksasi. Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebut
dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+, dan Ca++. Sehingga
apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan
menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.
Otot
jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar
jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh.
Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan
tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan,
dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang
disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). Jadi fungsi EKG adalah merekam
aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung
yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG
dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat
digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama
jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya
aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila
terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan
mekanis atau otot jantung manusia.
Setiap darah yang kehabisan oksigen
dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh
mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. Hal ini
berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong
darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke
dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir
melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi
kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan
karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium
kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri
disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya
didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih
melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam
tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada
paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.
Fungsi Jantung Tidak Normal
Kalau terjadi penurunan fungsi
jantung maka kinerja jantung tidak normal sehingga menimbulkan penyakit
jantung. Ada beberapa jenis penyakit jantung yg disebabkan fungsi
jantung yang tidak normal sbb:
1. Penyakit Jantung Koroner yaitu penyumbatan
pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (pembuluh koroner) karena
endapan lemak dan kolesterol. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena
arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang
mematikan.
2. Penyakit Jantung Bocor adalah suatu kondisi
dimana terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung.
Secara garis besar penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Pada
kasus jantung bocor, sirkulasi darah kotor yang mengalir ke sirkulasi darah
bersih sehingga bayi menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar ke
sirkulasi darah bersih dan memasuki organ-organ penting seperti otak, maka bisa
terjadi sesak napas, disertai kejang, bahkan kematian.
3. Penyakit Lemah Jantung adalah keadaan bila
jantung tidak bisa memompa jumlah darah yang cukup ke anggota badan. Ini
disebabkan otot jantung semakin besar sehingga kemampuannya untuk memompa akan
lebih menurun. Ini merupakan salah satu dari banyak akibat jika tekanan darah
tinggi atau penyakit hipertensi.
Itulah beberapa jenis penyakit yang
disebabkan karena fungsi jantung yang menurun atau tidak normal.
Pengobatan Penyakit Jantung
XAMthone Plus Jus Kulit Manggis
Selain pengobatan secara medis
dengan obat kimia sintetis ataupun operasi, disini saya member solusi secara
herbal alami untuk pengobatan penyakit jantung. Adapaun obat herbal alami yang
saya tawarkan adalah jus kulit manggis XAMthone Plus yang sudah teruji khasiatnya
karena mengandung Antioksidan Super yang sangat bagus untuk pengobatan segala
jenis penyakit jantung. Konsumsi minimal 3 kali sehari 30ml dan lihat perubahan
setelah konsumsi selama 1 bulan. Produk herbal XAMthone Plus tidak bisa
mengobati secara instan tapi secara perlahan-lahan tanpa efek samping ke
ginjal.
Untuk konsultasi dan pemesanan obat
herbal XAMthone Plus untuk penyakit jantung bisa menghubungi:

